ANGGOTA POLISI TERTEMBAK DI KEPALA SAAT GAGALKAN AKSI CURANMOR DI BANDAR LAMPUNG

Fokus, Hukum10 Dilihat

Bandar Lampung — Aksi pencurian sepeda motor di Kota Bandar Lampung berujung tragis setelah seorang anggota kepolisian mengalami luka tembak serius di bagian kepala saat berusaha menggagalkan pelaku curanmor.

Korban diketahui merupakan anggota Polda Lampung yang sedang melakukan upaya penindakan terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor di kawasan Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).

Berdasarkan informasi awal, insiden terjadi ketika korban memergoki aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan pelaku di kawasan padat aktivitas masyarakat.

Saat mencoba menghentikan aksi tersebut, pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata api hingga melepaskan tembakan ke arah korban. Peluru mengenai bagian kepala anggota polisi tersebut dan membuat situasi di lokasi langsung panik.

Warga sekitar disebut sempat berhamburan setelah mendengar suara tembakan.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dalam perkembangan terbaru, sejumlah laporan menyebut korban bernama Brigpol Arya Supena mengalami kondisi kritis akibat luka tembak di kepala. Beberapa sumber bahkan menyatakan korban akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

Namun hingga kini, pihak kepolisian masih terus memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kondisi korban dan proses pengejaran pelaku.

Aparat menduga pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor yang kerap beroperasi di wilayah Lampung.

Dalam beberapa bulan terakhir, aksi curanmor bersenjata memang menjadi perhatian serius aparat di daerah tersebut. Sebelumnya, beberapa kasus serupa juga sempat terjadi dengan pola pelaku yang nekat melawan korban maupun petugas menggunakan senjata api rakitan.

Polisi kini memburu pelaku yang melarikan diri usai penembakan.

Kasus ini kembali menyoroti maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor di sejumlah wilayah Lampung. Pelaku disebut semakin berani dan tidak segan menggunakan kekerasan ketika aksinya dipergoki.

Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di lokasi terbuka atau minim pengawasan.

Pihak Polda Lampung dikabarkan telah membentuk tim khusus untuk memburu para pelaku. Sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok curanmor juga mulai disisir aparat.

Kasus ini mendapat perhatian luas karena melibatkan anggota kepolisian yang menjadi korban saat menjalankan tugas di lapangan.

Insiden penembakan terhadap anggota polisi di Bandar Lampung menjadi gambaran meningkatnya keberanian pelaku kriminal bersenjata dalam aksi pencurian kendaraan bermotor.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aparat maupun masyarakat menghadapi risiko besar dalam menghadapi kejahatan jalanan yang semakin nekat dan terorganisasi.