SYAIFULLAH YUSUF BANTAH ISU MARK-UP SEPATU SEKOLAH RAKYAT, TEGASKAN TIDAK ADA PENYIMPANGAN

Ekonomi, Fokus, Hukum757 Dilihat

Jakarta — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menepis tudingan adanya praktik penggelembungan harga dalam pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat. Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan menilai tuduhan itu sebagai fitnah yang tidak berdasar.

Menurutnya, seluruh proses pengadaan barang dalam program tersebut telah melalui mekanisme yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa tidak ada rekayasa harga ataupun penyimpangan dalam pelaksanaan program bantuan pendidikan tersebut.

Program pengadaan sepatu ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah untuk mendukung kebutuhan dasar peserta didik di Sekolah Rakyat, khususnya bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Namun, belakangan muncul tudingan di ruang publik yang menyebut adanya harga sepatu yang dianggap terlalu tinggi. Isu tersebut kemudian berkembang dan memicu polemik, hingga akhirnya mendapat tanggapan langsung dari pihak kementerian.

Gus Ipul menjelaskan bahwa pengadaan dilakukan melalui prosedur resmi, termasuk proses perencanaan, verifikasi, hingga pelaksanaan. Ia juga menekankan bahwa harga yang ditetapkan telah melalui perhitungan yang mempertimbangkan kualitas barang, distribusi, serta standar kebutuhan siswa.

Ia memastikan tidak ada praktik mark-up dalam program tersebut, dan semua pihak yang terlibat telah bekerja sesuai aturan yang berlaku dalam pengelolaan anggaran negara.

Menanggapi isu yang berkembang, Gus Ipul menyatakan bahwa tuduhan mark-up tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Ia bahkan menyebut informasi tersebut sebagai bentuk fitnah yang dapat menyesatkan publik.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta meminta agar kritik disampaikan secara objektif dan berdasarkan data yang valid.

Kementerian Sosial menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dalam setiap program bantuan yang dijalankan. Pengawasan internal dan mekanisme audit disebut terus diperkuat guna memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran.

Program Sekolah Rakyat sendiri diharapkan dapat membantu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui penyediaan perlengkapan dasar seperti sepatu dan seragam.

Isu dugaan mark-up dalam pengadaan sepatu Sekolah Rakyat mendapat bantahan langsung dari pemerintah. Saifullah Yusuf menegaskan bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai aturan dan tidak ditemukan penyimpangan.

Polemik ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya transparansi serta kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang publik.