NAIK KERETA KINI TAK PAKAI TIKET TAPI ‘SCAN WAJAH’ FACE RECOGNITION!

Ekonomi, Fokus, Nasional395 Dilihat

 

Perpisahan dengan Tiket Kertas: KAI Perkuat Keamanan 22 Stasiun Utama dengan Teknologi Pemindai Wajah, Penjualan Tiket Nataru Tembus 1 Juta Kursi!

JAKARTA—PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggeber inovasi teknologi mutakhir jelang puncak masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). KAI kini secara masif menerapkan teknologi Face Recognition di 22 stasiun utama seluruh Indonesia, mengubah total cara penumpang mengakses peron.

Teknologi Face Recognition ini memungkinkan penumpang hanya dengan memindai wajah untuk proses boarding, sepenuhnya menggantikan penggunaan tiket berbasis kertas dan kartu identitas konvensional. Mesin pemindai akan memverifikasi identitas penumpang secara otomatis, menjamin proses yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Menurut Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, inovasi ini telah membuktikan efektivitasnya sepanjang tahun 2025.

“Sejak Januari hingga November 2025, lebih dari 10 juta pelanggan telah memanfaatkan layanan Face Recognition, yang sangat membantu mempercepat akses ke peron,” ujar Anne Purba dalam siaran pers, Minggu (7/12/2025).

Hemat Kertas Rp375 Juta: Komitmen Lingkungan KAI

Selain meningkatkan efisiensi boarding, penerapan teknologi ini juga membawa dampak signifikan pada upaya keberlanjutan lingkungan. PT KAI berhasil mengurangi penggunaan kertas tiket, mencatat penghematan hingga 25.576 rol tiket, yang setara dengan nilai sekitar Rp375 juta.

Teknologi Face Recognition kini telah tersedia di stasiun-stasiun padat seperti Gambir, Pasarsenen, Bandung, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Cirebon, Semarang, Madiun, dan Medan. Penerapan ini diharapkan mampu melancarkan arus penumpang, terutama saat volume meningkat drastis selama periode Nataru.

Tiket Nataru Laris Manis: 1 Juta Kursi Sudah Terjual!

Sementara inovasi teknologi berjalan optimal, antusiasme masyarakat menyambut libur akhir tahun juga tinggi. Hingga 7 Desember 2025, total 1.040.322 kursi telah terjual dari total 3.107.503 kursi yang disediakan KAI untuk keberangkatan antara 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Secara khusus, penjualan tiket untuk KA Ekonomi mencatatkan demand tinggi, dengan 27 persen dari total kapasitas 1.509.080 kursi telah ludes terjual.

Anne Purba mengimbau pelanggan segera membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI untuk memastikan perjalanan lebih terencana dan aman.

“Penjualan tiket terus berjalan dinamis, dan kami mengajak pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi kami untuk membeli tiket lebih awal agar perjalanan mereka lebih lancar dan dapat direncanakan dengan baik,” tutupnya. KAI berkomitmen penuh memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pelanggan selama liburan akhir tahun.

#Hastag #KAI #FaceRecognition #Nataru2026 #InovasiKAI #TiketKereta #BoardingCepat #AplikasiAccessbyKAI #KeretaApiIndonesia #Transportasi #LiburanAkhirTahun