ASN PADANG TURUN TANGAN BERSIHKAN LOKASI BENCANA

Fokus, Regional740 Dilihat

 

Jumat pekan lalu menjadi mimpi buruk bagi kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Padang. Banjir bandang menerjang tanpa ampun, menyisakan lumpur pekat dan kerusakan parah. Di antara lokasi yang paling terdampak adalah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Padang. Sekolah kebanggaan itu nyaris tenggelam; ketinggian lumpur bahkan mencapai setinggi dada orang dewasa, memaksa seluruh proses belajar mengajar harus dihentikan mendadak.

Bencana yang melumpuhkan itu membuat SMAN 12 Padang tak berdaya. Ruang kelas, halaman, hingga saluran air dipenuhi material tebal yang dibawa arus. Namun, semangat gotong royong hadir menjadi harapan.

Pada Minggu (7/12/2025), tepat setelah air surut, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Padang bergerak cepat. Mereka turun langsung ke lokasi, mengenakan seragam kerja, siap berjibaku dengan sisa-sisa bencana.

“Kita melihat banyak rumah di sekitar sini dan sekolah yang terendam banjir serta lumpur. Kita harus saling membantu membersihkannya bersama-sama,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin apel gabungan sebelum gotong royong dimulai. Pesan Maigus adalah panggilan kemanusiaan, menyerukan solidaritas tanpa batas.

Berbekal cangkul, sekop, dan karung, puluhan ASN ini langsung memfokuskan upaya di SMAN 12 Padang. Mereka menyisir setiap sudut ruang kelas, mengangkat meja dan kursi yang berserakan, dan mengangkut lumpur tebal dari halaman serta drainase. Upaya keras ini semata-mata demi satu tujuan: mengembalikan aktivitas pendidikan secepatnya.

“Semoga setelah ini sekolah dapat difungsikan kembali,” harap Maigus, menyoroti betapa pentingnya pemulihan lingkungan belajar bagi para siswa.

Tak hanya fokus pada sekolah, solidaritas ini merambat ke lingkungan sekitar. Para ASN juga bahu membahu membantu warga Gurun Laweh membersihkan rumah-rumah mereka dari tumpukan lumpur, sekaligus mengeruk drainase yang tersumbat agar aliran air kembali lancar dan mencegah bencana serupa terulang.

Hebatnya, siswa-siswi SMAN 12 Padang turut mengambil peran aktif. Sejak hari pertama pasca-banjir, mereka sudah diwajibkan hadir. Siswa yang rumahnya tidak terdampak bencana bergabung tanpa ragu, bekerja berdampingan dengan para ASN. Aksi gotong royong ini menjadi pelajaran nyata tentang solidaritas dan tanggung jawab sosial yang tak ternilai harganya.

Dengan sinergi antara pemerintah, ASN, dan para pelajar, SMAN 12 Padang kini perlahan bangkit. Harapan besar tersemat agar proses belajar mengajar dapat segera normal, menjadikan bencana ini sebagai babak pembuktian semangat kebersamaan masyarakat Padang.

#BanjirPadang #BanjirBandang #SMAN12Padang #GotongRoyongASN #PemkotPadang #GurunLaweh #Nanggalo #BeritaBencana #HardNews