DIRJEN HUBLA CEK KELAIKLAUTAN DI BATULICIN

Fokus, Nasional481 Dilihat

 

Di Pelabuhan Penyeberangan Batulicin, Kalimantan Selatan, suasana terasa lebih sibuk dari biasanya. Bau asin laut bercampur suara mesin kapal yang dipanaskan, menjadi latar ketika tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut turun langsung memastikan satu hal: keamanan pelayaran menjelang lonjakan perjalanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Pada 20–21 November 2025, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, memimpin rangkaian uji petik kelaiklautan kapal penumpang. Bersama tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan serta KSOP Kelas II Kotabaru–Batulicin, mereka memeriksa empat kapal: KMP Trunojoyo, KMP Kerapu, KMP Lemuru, dan KMP Gutila—armada yang selama ini menjadi nadi mobilitas masyarakat Kalimantan Selatan.

Samsuddin menyebut uji petik ini sebagai pagar pertama keselamatan. Bukan sekadar formalitas jelang musim liburan, melainkan cara memastikan kapal benar-benar siap dipadati penumpang Nataru. Dokumen operasional, kondisi fisik kapal, hingga fungsi setiap peralatan keselamatan diperiksa satu per satu—dari pelampung hingga alarm darurat.

“Uji kelaiklautan kapal ini dilakukan sebagai persiapan Angkutan Nataru 2025/2026 untuk memastikan kapal-kapal penumpang aman dan nyaman bagi para pengguna transportasi laut,” ujarnya dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Jumat (21/11/2025).

Hasilnya cukup melegakan. Secara umum, keempat kapal berada dalam kondisi laiklaut. Namun, tim menemukan beberapa kekurangan minor yang harus segera diperbaiki sebelum arus mudik Nataru memuncak. Catatan rekomendasi telah diberikan, lengkap dengan tenggat waktu. Bila tak dipenuhi, sanksinya jelas: kapal tidak diizinkan beroperasi.

“Kami memberikan waktu kepada operator kapal untuk melengkapi kekurangan yang ditemukan. Jika tidak dipenuhi hingga batas waktu yang ditentukan, kapal tersebut akan dilarang beroperasi,” tegas Samsuddin.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti di Batulicin. Selama periode Nataru, pelabuhan-pelabuhan penumpang di seluruh Indonesia akan diawasi ketat, terutama titik-titik yang diprediksi penuh sesak oleh arus libur akhir tahun.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan tertib. Setiap perjalanan selama libur akhir tahun harus berlangsung lancar tanpa kendala,” tutup Samsuddin.

Gelombang liburan boleh datang, tetapi satu pesan ditegaskan: laut harus tetap aman bagi siapa pun yang menyeberanginya.

#Nataru2025 #KeselamatanLaut #Kemenhub #PerhubunganLaut #UjiKelaiklautan #Batulicin #TransportasiLaut #MudikNataru #BeritaTerkini #GoogleNews