PRABOWO ANGKAT TITIEK SOEHARTO JADI KETUA DPR? VIDEO VIRAL MEMICU KEKELIRUAN MASSAL

Fokus, Nasional649 Dilihat

 

Di jagat maya yang selalu bergerak lebih cepat dari detak jantung politik nasional, sebuah video kembali menyeret perhatian warganet. Beberapa detik rekaman itu—diunggah di Facebook—membawa narasi yang bombastis: Presiden Prabowo berencana menjadikan Titiek Soeharto sebagai Ketua DPR RI demi mempercepat pengesahan RUU Perampasan Aset. Sebuah klaim yang terdengar seperti konspirasi yang dipoles dengan bumbu dramatis.

Video itu menyebar dalam hitungan jam, memantik rasa ingin tahu, sekaligus kegelisahan. Seakan-akan negara berada satu langkah lagi menuju langkah politik besar yang disembunyikan rapat. Tapi begitu diselami, kisah tersebut ternyata rapuh, retak bahkan sebelum disentuh.

Penelusuran sederhana lewat Google dengan kata kunci yang sama persis seperti dalam narasi—“Prabowo berencana jadikan Titiek Soeharto sebagai Ketua DPR RI”—tak menemukan satu pun jejak pemberitaan kredibel. Tak ada rilis resmi, tak ada laporan media arus utama, tak ada kutipan pejabat. Nama Prabowo dan Titiek Soeharto memang besar, tetapi dalam konteks yang beredar itu, keduanya sama sekali tidak bersinggungan.

Upaya menelisik lebih jauh dilakukan melalui Google Lens terhadap foto yang disematkan dalam unggahan. Hasilnya mengarah pada artikel gerindra.id berjudul “Titiek Soeharto: Pertanian Harus Fokus pada Produksi Domestik dan Kesejahteraan Petani”. Tulisan tersebut membahas isu pertanian, bukan kursi parlemen, apalagi pembahasan RUU Perampasan Aset.

Klaim dalam video viral itu pun runtuh. Informasi yang utuh tak pernah disampaikan, konteks dipreteli, dan gambar dicomot tanpa relevansi. Ini bukan pertama kalinya ruang digital dipenuhi kabar yang mengusung sensasi ketimbang fakta.

Di tengah derasnya arus informasi, publik dituntut untuk tak meneguk setiap kabar tanpa menyaringnya. Sebab, seperti kisah viral kali ini, kebenaran sering kali tenggelam di balik narasi dramatis yang sengaja dirancang untuk memicu klik, amarah, atau sekadar kehebohan.

#CekFakta #StopHoaks #Prabowo #TitiekSoeharto #DPR #RUUPerampasanAset #MediaSosial #ViralFacebook #LiterasiDigital