ROY SURYO DAN TIFA DIPULANGKAN POLDA METRO

Fokus, Hukum569 Dilihat

 

Langit Jakarta sudah mulai temaram ketika langkah Roy Suryo keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Di belakangnya, dokter Tifauziah Tyassuma—lebih dikenal sebagai dokter Tifa—menyusul dengan wajah lelah namun tenang. Sementara di pelataran, beberapa simpatisan yang sejak siang menunggu langsung menyambut dengan tepuk tangan kecil dan sorakan dukungan.

Hari itu, Kamis (13/11/2025), menjadi babak baru dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Polda Metro Jaya memeriksa tiga nama besar—mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar, dan dokter Tifa—dalam kapasitas sebagai tersangka.

Proses pemeriksaan berlangsung panjang dan intensif. “Jumlah daftar pertanyaan untuk tersangka RH ada 157 pertanyaan, tersangka RS 134 pertanyaan, dan tersangka TT 86 pertanyaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, usai pemeriksaan malam itu.

Pemeriksaan ini menjadi yang pertama sejak ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Suasana di Mapolda Metro terbilang ramai sejak pagi, diwarnai kehadiran sejumlah simpatisan yang membawa poster dukungan dan menunggu hingga malam. Meski begitu, proses pemeriksaan berlangsung tertib dan tanpa insiden berarti.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, memastikan ketiganya tidak ditahan. “Kepada ketiga tersangka kami perbolehkan kembali ke rumahnya masing-masing,” ujarnya singkat, menepis spekulasi penahanan yang sempat beredar di media sosial.

Langkah kepolisian ini menandai kelanjutan dari penyidikan perkara yang telah menarik perhatian publik selama berbulan-bulan. Kasus yang bermula dari unggahan dan pernyataan di media sosial itu berkembang menjadi penyelidikan hukum yang melibatkan sejumlah figur publik.

Roy Suryo, yang dikenal sebagai pakar telematika sekaligus mantan pejabat, sebelumnya menyebut bahwa keterlibatannya hanyalah dalam kapasitas menganalisis data digital. Sedangkan dokter Tifa, yang kerap vokal di media sosial, mengaku akan menghormati proses hukum dan siap memberikan klarifikasi sesuai fakta.

Bagi para pendukungnya, pemeriksaan panjang ini dianggap sebagai ujian moral; bagi pihak kepolisian, ini adalah soal memastikan kebenaran hukum berjalan tanpa tekanan opini publik.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polda Metro Jaya belum mengumumkan hasil akhir pemeriksaan maupun agenda pemanggilan lanjutan. Namun satu hal jelas—drama hukum yang melibatkan tiga nama ini masih jauh dari kata selesai.

Di halaman depan gedung Polda, beberapa simpatisan masih berdiri di bawah lampu jalan, berharap kabar baik. Malam makin larut, namun kasus ini justru semakin terang.

#RoySuryo #DokterTifa #PoldaMetroJaya #KasusIjazahJokowi #BeritaHukum #BreakingNews #KasusViral #Polri