PRABOWO LANTIK DK-LPS BARU, ANGGITO ABIMANYU KETUA

Ekonomi, Fokus, Nasional127 Dilihat

 

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik dan mengambil sumpah Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025–2030 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 111/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner LPS. Para anggota yang dilantik sebelumnya telah disetujui dalam Sidang Paripurna DPR RI pada 22 September 2025.

Dalam susunan baru ini, Anggito Abimanyu ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, menggantikan pejabat sebelumnya Purbaya Yudhi Sadewa, yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan RI sejak 8 September 2025.

SUSUNAN DEWAN KOMISIONER LPS 2025–2030

* Anggito Abimanyu – Ketua Dewan Komisioner
* Farid Azhar Nasution – Wakil Ketua Dewan Komisioner
* Doddy Zulverdi – Anggota Bidang Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank
* Ferdinan D. Purba – Anggota Bidang Penjaminan Polis
* Aida S. Budiman – Anggota ex-officio Bank Indonesia
* Suminto – Anggota ex-officio Kementerian Keuangan
* Dian Ediana Rae – Anggota ex-officio Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Dengan pengangkatan ini, formasi lengkap tujuh anggota Dewan Komisioner LPS kini resmi terbentuk, menandai babak baru bagi lembaga penjamin stabilitas perbankan nasional tersebut.

TRANSISI KEPEMIMPINAN LPS BERLANGSUNG MULUS

Pelantikan di Istana dilanjutkan dengan serah terima jabatan (sertijab) di Kantor LPS, Jakarta, pada hari yang sama.
Acara dihadiri sejumlah pejabat tinggi, antara lain Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Ketua Komisi XI DPR Mukhammad Misbakhun, Wakil Ketua Komisi XI Fauzy Amro, Anggota II BPK Daniel Lumban Tobing, serta Deputi Senior Gubernur BI Destry Damayanti.

Dalam sambutannya, Purbaya menegaskan pentingnya kesinambungan kebijakan antara LPS, OJK, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan sebagai satu kesatuan KSSK.

“Stabilitas sistem keuangan tidak bisa berdiri sendiri. LPS punya peran penting menjaga kepercayaan publik, terutama dalam situasi ekonomi global yang dinamis,” ujarnya.

TANTANGAN BARU DI ERA KEUANGAN DIGITAL

LPS kini dihadapkan pada tantangan baru seiring berkembangnya teknologi finansial dan ekonomi digital. Sebagai lembaga yang menjamin simpanan nasabah, LPS dituntut memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan sistem perbankan tetap tangguh menghadapi volatilitas global.

Ketua baru, Anggito Abimanyu, dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang fiskal dan kebijakan publik. Sebelum menjabat di LPS, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu dan anggota Komite Ekonomi Nasional.

Kehadirannya diharapkan memperkuat koordinasi lintas otoritas keuangan, sekaligus mendorong transparansi dan tata kelola yang lebih baik di sektor jasa keuangan.

Serah terima jabatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Didik Madiyono—yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Ketua Dewan Komisioner LPS—dan Luky Alfirman, yang merupakan anggota ex-officio dari Kementerian Keuangan.

Dengan formasi baru ini, LPS berkomitmen memperkuat sistem penjaminan simpanan, memperluas edukasi publik, serta mempercepat penyelesaian bank bermasalah sesuai mandat undang-undang.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan KSSK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, melindungi nasabah, dan memperkuat kepercayaan terhadap sektor perbankan Indonesia,” ujar Anggito Abimanyu dalam sambutan perdananya.

#PrabowoSubianto #LPS #AnggitoAbimanyu #PurbayaYudhiSadewa #OJK #BankIndonesia #KSSK #EkonomiNasional #KeuanganIndonesia #StabilitasFinansial #IstanaNegara #PelantikanPejabat