PRABOWO PERINTAHKAN TNI-POLRI REDAM AKSI ANARKIS DI SEJUMLAH DAERAH

Fokus, Nasional471 Dilihat

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan aparat TNI dan Polri untuk segera mengambil langkah tegas menghadapi aksi anarkis yang meluas di beberapa wilayah. Perintah tersebut disampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat keduanya bertemu Presiden di kediamannya, Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).

Kapolri mengungkapkan, arahan Presiden menekankan agar setiap tindakan anarkis tidak lagi ditoleransi. “Untuk kejadian-kejadian yang masuk kategori anarkis, TNI-Polri diminta bertindak tegas sesuai koridor hukum,” kata Listyo Sigit usai pertemuan.

Ia menjelaskan bahwa dalam dua hari terakhir, sejumlah demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi kerusuhan. Beberapa peristiwa bahkan disertai pembakaran gedung, perusakan fasilitas publik, hingga penyerangan markas aparat. “Peristiwa seperti ini sudah tidak bisa lagi disebut penyampaian pendapat, melainkan tindak pidana,” tegas Kapolri.

Menurutnya, aparat keamanan akan segera dikerahkan untuk mengembalikan ketertiban serta menenangkan masyarakat yang mulai merasa resah. “Informasi yang kami terima, warga sudah mulai khawatir dan takut. Karena itu, TNI-Polri segera turun ke lapangan untuk memulihkan situasi,” ujarnya.

Kapolri menambahkan bahwa proses penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan proporsional. “Semua langkah yang diambil demi kepentingan masyarakat luas sekaligus menjaga stabilitas nasional,” katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh ajakan provokatif yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Mari kita jaga rasa aman dan damai bersama. Bila ada masalah, selesaikan dengan musyawarah dan melalui jalur hukum,” ucapnya.

Arahan Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi masyarakat, menjaga ketertiban umum, dan memastikan aktivitas warga tetap berlangsung aman di tengah situasi politik yang memanas.