INDONESIA BERTEKAD JADI GARDA TERDEPAN BELA PALESTINA DI TENGAH BRUTALITAS ISRAEL

Fokus, Internasional317 Dilihat

 

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia akan terus berada di garis depan dalam membela rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman militer Israel. Pernyataan ini disampaikan dalam orasi Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu, 3 Agustus 2025.

Sugiono menyerukan dukungan penuh kepada rakyat Gaza dan Palestina secara keseluruhan, menyatakan bahwa mereka tidak sendiri dan selalu berada dalam perhatian masyarakat Indonesia. Ia menambahkan bahwa Indonesia dan Palestina memiliki hubungan emosional yang kuat, dan Indonesia berharap rakyat Palestina dapat merasakan kemerdekaan seperti yang dinikmati bangsa Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi hari yang sama, Sugiono menyatakan bahwa pemerintah Indonesia mengambil langkah konkret dalam membela Palestina. Tindakan tersebut mencakup advokasi aktif di forum-forum internasional serta pengiriman bantuan kemanusiaan untuk mendukung rakyat Palestina yang terjebak dalam krisis berkepanjangan.

Komitmen tersebut, lanjut Sugiono, selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang sejak awal masa pemerintahannya pada 20 Oktober 2024, telah menempatkan isu kemerdekaan Palestina sebagai prioritas dalam kebijakan luar negeri Indonesia.

Menurut Sugiono, Presiden Prabowo memandang perjuangan kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari amanat konstitusi Indonesia, yang menolak segala bentuk penjajahan di dunia. Ia juga menyatakan bahwa Indonesia secara tegas mengecam praktik genosida oleh Israel dan menolak pemindahan paksa warga Palestina dari tanah kelahiran mereka.

Militer Israel dilaporkan terus menggempur wilayah Gaza sejak 7 Oktober 2023, tanpa mengindahkan seruan internasional untuk melakukan gencatan senjata. Hingga kini, serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 60.000 warga Palestina. Blokade total, serangan udara tanpa henti, dan kegagalan distribusi bantuan telah melumpuhkan sistem kesehatan di wilayah tersebut serta memicu kematian akibat kelaparan.

Sugiono menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak akan mundur sedikit pun dalam memperjuangkan kemerdekaan penuh bagi Palestina. Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa keadilan dan kemerdekaan akan selalu menjadi sikap tegas bangsa Indonesia terhadap ketidakadilan global.