Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini melantik Mego Pinandito sebagai Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) pada Selasa (21/01/2025) di Kantor ANRI, Jakarta. Sebelumnya, Mego menjabat sebagai Deputi Kebijakan Pembangunan di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dalam sambutannya, Menteri Rini menyatakan bahwa pelantikan ini menegaskan pentingnya peran ANRI sebagai penjaga memori kolektif bangsa dan katalisator masa depan. Ia juga menggarisbawahi tiga langkah strategis untuk kepemimpinan ANRI ke depan: transformasi digital melalui aplikasi SRIKANDI, peran arsiparis sebagai inovator, dan peningkatan kesadaran arsip sebagai aset strategis.
“Modernisasi tata kelola kearsipan secara nasional adalah kebutuhan. Arsip bukan sekadar dokumen, tetapi investasi jangka panjang untuk identitas bangsa, transparansi, dan akuntabilitas pemerintah,” ujar Rini.
Kepala ANRI yang baru, Mego Pinandito, menyatakan kesiapan mendukung percepatan transformasi digital dalam pengelolaan arsip. Ia menyoroti kebutuhan digitalisasi arsip yang sebagian besar masih berbentuk non-digital dan pentingnya penguatan sumber daya manusia untuk mendukung proses ini.
“Seluruh proses, dari pengelolaan hingga aksesibilitas arsip, harus lebih efisien dan modern,” kata Mego.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi ANRI untuk menghadapi tantangan era digital dan memperkuat perannya sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing.






