Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengumumkan bahwa pihaknya akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di beberapa wilayah Jawa Timur untuk mengurangi risiko banjir. OMC sebelumnya telah dilakukan di Jawa Barat dan Jawa Tengah, dan kini giliran Jawa Timur yang akan menjalani operasi ini, baik siang maupun malam.
“Kami berharap dengan OMC, prediksi BMKG terkait curah hujan ekstrem dapat berkurang, sehingga mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi yang besar,” ujar Suharyanto pada Rabu (18/12/2024).
OMC ini akan dilakukan di kawasan Tapal Kuda dan Mataraman, dengan penyesuaian lebih lanjut berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG. Suharyanto menjelaskan, OMC dilakukan secara area, bukan titik, karena berdasarkan pertumbuhan awan. BNPB bekerja sama dengan pihak ketiga dalam operasi ini.
Status Siaga Bencana
Sebanyak 11 kabupaten/kota di Jawa Timur telah terdampak bencana hidrometeorologi, sementara 27 kabupaten/kota lainnya telah menetapkan status siaga bencana.
“Kami telah menyiapkan peralatan kebencanaan, termasuk perahu, sembako, makanan siap saji, dan pompa, untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana,” tambah Suharyanto.







