Jakarta – Di tengah riuhnya spekulasi pergantian Menteri Keuangan, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan mendadak dengan jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Yang hadir bukan sembarang nama: Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, ekonom senior Chatib Basri, serta anggota DEN Septian Hario Seto dan Mochammad Firman Hidayat.
Chatib Basri Tiba Pukul 15.35 WIB
Luhut dan Chatib Basri tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.30 WIB. Kedatangan keduanya terjadi di tengah panasnya isu perombakan kabinet di sektor ekonomi.
Tak lama berselang, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga tampak memasuki Istana. Budi hanya menyapa wartawan singkat: “Halo. Sehat-sehat ya kalian,” sebelum masuk tanpa keterangan lebih lanjut.
Tiga Agenda Utama yang Dilaporkan ke Presiden
Dalam persamuhan itu, Chatib Basri menyampaikan laporan khusus terkait perkembangan situasi makroekonomi kepada Presiden, termasuk risiko depresiasi rupiah yang per Senin (8/6/2026) menembus level Rp18.201 per dolar AS — level terlemah dalam sejarah.
DEN juga melaporkan hasil survei program MBG yang digelar di 800 titik secara acak, serta progres digitalisasi pemerintahan melalui GovTech.
“Kami juga menyampaikan bahwa salah satu isu penting yang harus diperhatikan adalah kemungkinan mengenai risiko kenaikan harga-harga yang bisa terjadi akibat dari pelemahan rupiah,” kata Chatib usai pertemuan.
Anggota DEN Firman Hidayat menegaskan kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih jauh lebih kuat dibandingkan saat krisis 1998, dengan neraca korporasi dan sektor perbankan yang dinilai sehat. “Salah satu yang kami soroti adalah neraca korporasi yang berada dalam posisi sangat sehat,” ujarnya.
Isu Menkeu Ditepis tapi Tetap Menggantung
Pertanyaan wartawan tidak melulu soal ekonomi. Nama Chatib Basri memang sedang ramai dikabarkan sebagai kandidat pengganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Chatib dengan tegas menampik. “Enggak ada. Masa… ini kami bahas soal ekonomi, kok,” ucapnya. Ketika wartawan kembali mencoba mengonfirmasi tawaran posisi Menkeu, ia hanya tertawa singkat dan menjawab, “Makasih, ya.”
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang telah meminta konfirmasi ke pihak Istana pun membenarkan bahwa pertemuan itu murni membahas strategi pertumbuhan ekonomi. “Tidak ada pembahasan ke arah sana,” kata Dasco soal isu reshuffle.
Rupiah Sempat Menguat Usai Pertemuan
Pasar merespons positif. Rupiah pada perdagangan Selasa sore ditutup menguat 129 poin ke level Rp18.058 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp18.187 per dolar AS.
Apakah pertemuan sore itu sekadar koordinasi rutin atau babak awal dari perubahan besar di jajaran ekonomi kabinet hanya Istana yang tahu.
#ChatibBasriIstana #PrabowoDEN #LuhutIstana #MenkeuPurbaya #ReshuffleMenkeu #RupiahRp18000 #DewanEkonomiNasional #EkonomiIndonesia #KrisisRupiah #ChatibBasriMenkeu #BudiGunadiIstana #StabilitasEkonomi #MakroekonomiIndonesia #DEN2026 #PrabowoPanggil






