Deru mesin memenuhi halaman Mapolda Riau di Jalan Patimura, Pekanbaru. Lima truk bantuan berbaris rapat, siap menempuh perjalanan panjang menuju wilayah bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di tengah duka yang menyelimuti tiga provinsi itu, Polda Riau memilih bergerak cepat—tanpa menunggu, tanpa menunda.
Pada Minggu (30/11/2025), Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melepas langsung keberangkatan bantuan kemanusiaan berskala besar tersebut. Suasananya hening namun penuh tekad. Setiap karung sembako dan setiap paket selimut seolah menjadi pesan: Riau tidak membiarkan Sumatera berduka sendirian.
“Kita semua merasakan duka saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kita satu keluarga besar bangsa Indonesia. Kemanusiaan melampaui batas yuridiksi,” ujar Irjen Herry dengan nada tegas namun sarat empati.
Konvoi Besar, Misi Besar
Konvoi itu terdiri dari:
1 truk Fuso menuju Aceh
2 truk colt diesel menuju Sumatera Barat
2 truk colt diesel menuju Sumatera Utara
Kelimanya membawa logistik lengkap: sembako, selimut, tenda, perlengkapan darurat, kebutuhan bayi, sampai perlengkapan mandiri untuk para relawan dan pengungsi. Semua dihimpun dari donasi keluarga besar Polda Riau—dari perwira hingga staf, dari polisi hingga ASN.
Dalam tubuh kepolisian dikenal adagium “Jiwa ragaku untuk kemanusiaan.” Hari itu, adagium tersebut terasa nyata.
Tak Hanya Logistik: Personel SAR Sudah Lebih Dulu Bergerak
Kapolda Herry memastikan bahwa dukungan Polda Riau tidak berhenti pada pengiriman barang. Sebelumnya, personel SAR Polda Riau sudah berada di wilayah terdampak, membantu pencarian, evakuasi, dan pembukaan akses darurat.
Dalam waktu dekat, kekuatan tambahan akan kembali diberangkatkan.
Namun kabar duka menyertai upaya ini. Dua anggota kepolisian gugur saat bertugas di Sumatera Barat.
“Semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Dan semoga seluruh personel yang bertugas dijaga keselamatannya. Setelah ini saya akan terbang langsung ke lokasi bencana untuk melihat kondisi lapangan,” tutur Kapolda.
Konvoi Bergerak, Harapan Ikut Mengalir
Dengan pengawalan ketat Ditlantas Polda Riau, lima truk tersebut akhirnya melaju meninggalkan Pekanbaru. Sirene pendek dibunyikan, sebagai salam penghormatan untuk para korban dan petugas. Setelah tiba di masing-masing provinsi, bantuan akan diserahkan ke Polda setempat untuk kemudian diteruskan ke posko-posko pengungsian dan daerah yang masih terisolasi.
Konvoi itu bukan sekadar perjalanan logistik. Ia adalah pesan solidaritas dari Riau untuk Sumatera: ketika bencana datang, yang bergerak lebih cepat haruslah rasa kemanusiaan.
#PoldaRiau #BantuanBencana #BreakingNewsSumatera #Aceh #Sumut #Sumbar #KemanusiaanTanpaBatas #BanjirBesarSumatera #SolidaritasRiau #LogistikBencana #PolriUntukIndonesia






