SLEMAN — Lapangan Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, sore itu seperti milik satu nama: Neng Resti Agustiani. Pemain muda bernomor punggung 7 itu menjelma jadi badai biru yang tak terbendung, mencetak enam gol sekaligus dan mengantar Akademi PERSIB Putri melaju ke final Piala Pertiwi 2025 dengan kemenangan telak 7-0 atas wakil Sumatera Utara, Sabtu (8/11/2025).
Resti seperti sedang bermain di lapangan belakang rumahnya sendiri. Dari menit ke-6, 12, 17, 30, 57, hingga 76, bola seolah tak mau jauh darinya. Ia menari di antara bek-bek lawan, menyalakan euforia di pinggir lapangan, dan menegaskan bahwa Jawa Barat masih punya generasi emas sepak bola putri. Gol pamungkas datang di masa tambahan waktu (90+3) lewat sepakan Zilfa Aninda Zevanya — pelengkap pesta tujuh gol tanpa balas.
Pelatih Imam Nurjaman tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Alhamdulillah, tentu sangat bersyukur atas hasil ini. Selamat kepada semua pemain yang sudah bekerja keras dan disiplin menerapkan instruksi,” ujarnya, senyum tak lepas dari wajahnya. Namun, di balik rasa syukur itu, Imam menegaskan satu hal penting: “Masih ada satu gim lagi. Saya harap anak-anak tidak puas sampai sini.”
Imam tahu benar bagaimana kemenangan besar itu lahir. Kuncinya, kata dia, ada di sepuluh menit pertama. “Gol cepat Neng Resti di menit keenam mengubah segalanya. Itu membuat mental pemain kami naik, sementara lawan jadi kehilangan arah. Sesuai analisa, kami memang harus menekan mereka dari depan,” ungkapnya.
Bagi Imam, performa Resti tahun ini adalah buah dari kedewasaan bermain. Di turnamen ini saja, sang bomber sudah menorehkan 15 gol, sebuah catatan yang menempatkannya di jalur top skor. “Dia bukan cuma tajam, tapi juga lebih fokus dan dewasa dibanding edisi sebelumnya. Saya yakin potensinya masih bisa berkembang,” ujarnya.
Namun, Imam menolak menyanjung satu nama saja. “Sepak bola adalah kerja kolektif. Gol-gol Resti tidak akan lahir tanpa umpan dan kerja keras rekan-rekannya,” katanya. Ia ingin seluruh skuad menjaga fokus hingga final — laga yang akan menentukan apakah dominasi mereka akan berakhir manis dengan trofi.
Malam itu, sorak pendukung Akademi PERSIB Putri di Sleman mengiringi langkah para pemain meninggalkan lapangan. Resti melambai ke tribun, senyumnya sederhana, tapi di matanya ada nyala api: satu pertandingan lagi, satu kemenangan lagi.
Dan jika performa ini berlanjut, tak berlebihan jika Indonesia mulai menoleh pada nama baru di dunia sepak bola putri — Neng Resti Agustiani, mesin gol dari Jawa Barat yang sedang menulis sejarahnya sendiri.
#PersibPutri #PialaPertiwi2025 #NengRestiAgustiani #AkademiPersib #SepakBolaPutri #JawaBaratJuara #RestiMenggila #FinalPialaPertiwi #PersibLadiesPower #IndonesiaFootball






