MENAG SERUKAN DEMONSTRASI DAMAI DAN DOAKAN KORBAN TEWAS DI JAKARTA

Fokus, Nasional314 Dilihat

Menteri Agama Nasaruddin meminta masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi agar tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan anarkis. Seruan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk Negeri di Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Sabtu (30/8/2025).

“Penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun jangan sampai dilakukan dengan cara-cara yang merugikan banyak pihak,” ujar Menag dalam pidatonya.

Ia mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga cendekiawan untuk berperan aktif menjaga suasana tetap kondusif di tengah meningkatnya dinamika politik. Menurutnya, pesan yang sejuk dan menenangkan dari para pemuka agama sangat penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Kepada para penyuluh agama, ustaz, kyai, hingga pimpinan perguruan tinggi keagamaan, Nasaruddin menekankan pentingnya menyampaikan nilai persatuan dan menjaga semangat kebangsaan dalam setiap forum keagamaan.

Dalam kesempatan itu, Menag juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob ketika aksi demonstrasi berlangsung di Jakarta. “Saya sangat berduka. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya. Ia juga mendoakan warga yang terluka agar segera pulih.

Mengenai proses hukum terkait insiden demonstrasi, Nasaruddin mengimbau masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya kepada aparat. “Proses hukum sedang berjalan. Kita percayakan pada aparat yang bekerja profesional dan transparan,” tegasnya.

Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin menutup pesannya dengan mengajak seluruh umat beragama untuk senantiasa mendoakan keselamatan bangsa. “Semoga Indonesia selalu dalam keadaan aman, rukun, dan damai. Peristiwa ini harus jadi pelajaran agar kita terus berbenah,” katanya.

Acara zikir yang berlangsung di Buton Tengah itu menjadi momentum bagi pemerintah untuk menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial, sekaligus menegaskan sikap negara dalam menghadapi aksi demonstrasi yang terjadi di ibu kota dan sejumlah daerah.