POLISI BOVEN DIGOEL BERLOMBA MASAK NASI GORENG SAMBUT HARI BHAYANGKARA

Fokus, Hukum, Regional938 Dilihat

Papua punya cerita seru akhir pekan ini. Halaman Polres Boven Digoel mendadak jadi dapur raksasa pada Sabtu pagi (14/6/2025). Puluhan polisi — bukan dalam balutan seragam taktis, tapi celemek warna-warni — sibuk menumis bawang, mencampur bumbu, dan meracik nasi goreng dengan gaya masing-masing.

Lomba Masak Nasi Goreng ini jadi salah satu suguhan manis rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79. Bumbu harum tercium jauh sebelum wajan pertama selesai menari di atas kompor. Para perwira, yang sehari-hari terbiasa memberi perintah, pagi itu sibuk bertukar spatula dan saling mencicipi racikan.

Setiap tim mewakili satuan kerja di lingkungan Polres Boven Digoel. Kreativitas mengalir, mulai dari topping hingga garnish sayuran warna-warni yang bikin nasi goreng ala pejabat utama polres ini tampak layak saji di restoran bintang lima.

Yang lebih meriah, sorak-sorai para tamu undangan dan ibu-ibu Bhayangkari membuat suasana lomba tak ubahnya pesta keluarga. Biasanya sang ibu yang memasak di rumah, kali ini giliran para bapak polisi unjuk kemampuan.

Kegiatan sederhana ini rupanya punya makna mendalam. Lewat nasi goreng, Polres Boven Digoel ingin menegaskan nilai kebersamaan, disiplin, ketepatan waktu, dan kekompakan — modal penting untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Hasil lomba? Bukan soal siapa nasi gorengnya paling enak, tapi bagaimana kebersamaan terjalin makin erat di antara para penegak hukum di ujung timur Nusantara ini. Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Polri!