90 Persen Gedung BPN Karawang Ludes Sejumlah Aset dan Berkas Ikut Hangus

Fokus, Nasional153 Dilihat

KARAWANG — Kebakaran hebat melanda Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Api yang mulai terpantau sekitar pukul 22.54 hingga 23.10 WIB dengan cepat membesar, menghanguskan diperkirakan hingga 90 persen bangunan utama gedung tersebut.

Petugas call center Damkar Kabupaten Karawang membenarkan kejadian ini saat dihubungi awak media dini hari. Dari rekaman video yang beredar di media sosial, bagian depan gedung tampak diselimuti kobaran api besar, memicu kekhawatiran warga yang berkerumun merekam peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan awal petugas keamanan kantor, api diduga pertama kali muncul dari lantai dua bangunan. Kantor dalam kondisi kosong tanpa aktivitas pegawai saat kebakaran terjadi, sehingga Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Ossy yang langsung meninjau lokasi pada dini hari Kamis, 15 Oktober, mengungkap bahwa gedung tersebut menampung banyak ruangan penting, termasuk ruang kerja empat kepala seksi, satu kepala subbagian tata usaha, serta sejumlah gudang penyimpanan arsip. Kebakaran turut berdampak pada gudang arsip, dengan petugas lapangan memperkirakan sekitar 70 persen ruang penyimpanan dokumen ikut terdampak, meski tiga rak arsip dilaporkan berhasil diselamatkan petugas.

Menanggapi kekhawatiran publik soal nasib sertifikat dan dokumen pertanahan warga, Ossy menegaskan prioritas utama kementerian setelah keselamatan adalah pengamanan aset serta dokumen yang masih dapat diselamatkan. Ia meyakinkan bahwa data pertanahan yang sudah terintegrasi dalam sistem digital tetap dapat dipulihkan, sembari berjanji layanan pertanahan bagi masyarakat Karawang akan dikembalikan normal secepat mungkin.

Soal penyebab kebakaran, Ossy menegaskan pihaknya sepenuhnya menyerahkan proses investigasi kepada kepolisian agar hasilnya transparan dan tidak memicu spekulasi liar. Kapolresta Karawang, Komisaris Besar Mario Prahatinto, membenarkan penyelidikan masih berlangsung, termasuk menelusuri titik awal kemunculan api. Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Barat turut dilibatkan guna memastikan penyebab pasti kebakaran, apakah akibat korsleting listrik atau faktor lain.

Sebagai langkah mitigasi layanan publik, Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan lokasi alternatif di Balai Kota guna memastikan pelayanan pertanahan bagi masyarakat tetap berjalan selama proses pemulihan gedung berlangsung. Kementerian ATR/BPN menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah BPN Jawa Barat, kepolisian, dan instansi terkait lain untuk menindaklanjuti insiden yang menimbulkan kekhawatiran luas soal keamanan dokumen hak atas tanah masyarakat ini.

#KebakaranBPNKarawang #OssyDermawan #ATRBPN #ArsipPertanahan #SertifikatTanah #PuslabforPolda #KarawangJawaBarat #LayananPertanahan #PenyelidikanKebakaran #BeritaNasional