BEIJING — Presiden China Xi Jinping menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan lewat kantor berita resmi Xinhua pada Selasa, 18 Agustus 2026, menyusul semakin bertambahnya jumlah korban jiwa akibat guncangan kuat yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Menurut laporan Xinhua, Xi menyatakan telah mengetahui skala kerusakan yang ditimbulkan gempa tersebut, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materiil yang tergolong serius. Ia turut menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, akan mampu bangkit dari bencana ini serta segera memulihkan infrastruktur dan roda perekonomian yang terdampak.
Pernyataan duka cita pemimpin China ini muncul bersamaan dengan pembaruan data resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mencatat lonjakan signifikan jumlah korban jiwa. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengonfirmasi pada Senin, 17 Agustus 2026, bahwa total korban meninggal dunia kini mencapai 68 orang, meningkat dari data sebelumnya.
Meski jumlah korban jiwa terus bertambah, BNPB memastikan tidak ada lagi laporan warga yang berstatus hilang akibat bencana tersebut. Berton menjelaskan bahwa tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tetap disiagakan penuh di tujuh kabupaten terdampak untuk memastikan proses evakuasi dan pencarian berjalan optimal, meski tidak ada lagi laporan orang hilang per 17 Agustus.
Guna mempercepat penanganan medis di lapangan, Kementerian Kesehatan turut mengerahkan dua unit rumah sakit lapangan yang ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo. Kehadiran fasilitas kesehatan darurat ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan bagi para korban yang membutuhkan perawatan maupun evakuasi medis lanjutan.
Simpati dan dukungan internasional terhadap bencana ini turut mengalir dari berbagai penjuru dunia, sejalan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh bersamaan dengan masa tanggap darurat bencana. Bahkan, pertunjukan drone show yang digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, dalam rangkaian Malam Merdeka turut menampilkan pesan solidaritas khusus bertuliskan dukungan bagi korban gempa NTT.
Ucapan belasungkawa dari pemimpin negara sahabat seperti Xi Jinping ini menegaskan perhatian dunia internasional terhadap skala bencana yang melanda NTT, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi pemerintah Indonesia yang tengah berupaya keras menangani dampak gempa sembari terus memperbarui data korban dan kerusakan di lapangan setiap harinya.
#GempaNTT #XiJinping #BelasungkawaInternasional #BNPB #PrabowoSubianto #China #KorbanGempa #TanggapDaruratNTT #HUTRI81 #BeritaInternasional






