Di Las Vegas Trump Olok Pengguna Mobil Listrik Gila dan Punya Penyakit karena Cemas Baterai Habis

Jakarta – Sebuah pidato soal pemangkasan pajak di Red Rock Casino, Las Vegas, berbelok arah ketika Presiden Donald Trump tiba-tiba menyasar para pengguna kendaraan listrik. Selasa malam (5/8/2026) Trump menyebut para pengemudi EV sebagai orang “gila” yang “punya penyakit” — dan komentarnya langsung viral ke seluruh dunia.

“Mereka Punya Penyakit”

“Mereka punya penyakit, itu penyakit. Namanya seperti mereka jadi kacau, mereka sedang berkendara dan menyadari baterai mulai menipis, lalu mereka mulai memikirkannya saat baterai masih tiga perempat penuh, berkurang sedikit dan mereka bertanya ‘di mana saya bisa mengisi daya?'” kata Trump di hadapan para pendukungnya di Las Vegas.

Trump merujuk pada fenomena yang dikenal sebagai range anxiety — kekhawatiran pengemudi EV kehabisan daya sebelum menemukan stasiun pengisian. Ia menyebut kondisi itu sebagai bentuk “penyakit” meski tidak menyebutkan nama diagnosisnya.

Klaim Tidak Akurat Soal Bensin dan Venezuala

Trump juga menyampaikan klaim yang langsung dibantah para pakar: bahwa Amerika memiliki “60 persen cadangan minyak dan gas dunia, termasuk Venezuela.” Pernyataan ini muncul pasca intervensi militer AS di Venezuela pada Januari 2026, namun Venezuela tetap merupakan negara berdaulat secara hukum internasional sehingga cadangan energinya tidak bisa diklaim sebagai milik AS. “Kami punya bensin untuk seribu tahun ke depan dan itu yang disukai orang-orang,” tambah Trump.

Namun data nyata berbicara lain: pada awal Agustus 2026, harga bensin reguler di AS rata-rata mencapai USD4,06 per galon — jauh dari gambaran bahan bakar murah yang Trump lukiskan.

Ironi: Trump Sendiri yang Hancurkan Pasar EV

Komentar Trump ini memiliki ironi yang dalam. Selama masa jabatan keduanya, Trump telah menghapus kredit pajak federal EV senilai USD7.500, melonggarkan standar emisi EPA, membekukan dana federal untuk pengembangan jaringan pengisian cepat nasional, dan menghapus berbagai insentif yang sebelumnya mendorong produsen mobil beralih ke kendaraan listrik.

Hasilnya: pasar EV Amerika mengalami perlambatan signifikan — dan kini Trump mengolok pengguna EV yang jumlahnya memang sudah menurun akibat kebijakannya sendiri.

Respons Pasar dan Publik

Komentar Trump langsung memantik gelombang reaksi. Di media sosial, banyak pengguna EV menunjukkan tangkapan layar perjalanan panjang mereka tanpa hambatan pengisian — membuktikan bahwa range anxiety sudah jauh berkurang berkat perkembangan infrastruktur dan teknologi baterai yang terus meningkat.

Para analis industri otomotif menilai pernyataan Trump lebih mencerminkan agenda politik ketimbang realita teknologi EV saat ini. Produsen seperti Tesla, GM, dan Ford justru terus mengembangkan kendaraan listrik dengan jangkauan semakin jauh dan waktu pengisian semakin cepat.

#TrumpEV #MobilListrik #RangeAnxiety #TrumpVsEV #ElectricVehicle #TrumpLasVegas #EVDisease #KebijakanEV #TrumpOtomotif #PengendaraEV #IndustriOtomotifAS #MobilListrikAS #TrumpPidato #EnergiAS #EVMarket2026