Jual Beli Titik Dapur MBG Bocorkan Rp12 Triliun Setahun: Pemerintah Siap Tutup Ribuan SPPG

Ekonomi, Hukum, Nasional361 Dilihat

Jakarta – Program andalan pemerintah senilai Rp268 triliun kembali diguncang temuan mengejutkan. Bukan hanya soal korupsi di jajaran pimpinan BGN yang sudah menyeret empat tersangka, kini terungkap pula praktik jual beli titik dapur yang menyebabkan pembengkakan ribuan SPPG di luar rencana awal dan kerugiannya mencapai Rp1 triliun setiap bulan.

6.877 Titik Dapur Ilegal Menguras Kas Negara

“Terjadi jual-beli titik SPPG yang seharusnya rencana awal titik itu 21.000, tapi sekarang sudah ada 27.877 titik. Nah, ada membengkak 6.877 titik,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Dengan insentif operasional Rp6 juta per hari untuk setiap dapur, kelebihan 6.877 titik itu menciptakan kebocoran anggaran lebih dari Rp1 triliun per bulan. “Berarti kalau satu tahun berapa itu? Rp12 triliun. Ini yang perlu penataan untuk ditata agar bisa diperbaiki dan diselesaikan,” tegas Zulhas.

Pembengkakan serupa juga terjadi di wilayah 3T. Dari target awal 2.000 titik, kini sudah membengkak menjadi 8.617 titik — hampir empat kali lipat dari rencana semula.

Realisasi Anggaran Sudah Tembus Rp88 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran MBG hingga akhir Mei 2026 telah mencapai Rp88,15 triliun, naik 17,53 persen dibandingkan April 2026 yang sebesar Rp75 triliun. Program ini telah menjangkau 48,9 juta siswa dan 14,3 juta penerima manfaat nonsiswa termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui 29.679 SPPG yang beroperasi.

Pemerintah Buka Opsi Tutup SPPG Berlebih

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah membuka opsi penutupan SPPG yang berlebih. “Jadi memang kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari program MBG ini. Kalau bicaranya waktu, tentu secepat-cepatnya,” kata Prasetyo.

Zulhas menargetkan penataan ulang seluruh titik SPPG rampung dalam satu bulan. “Yang baik diteruskan, yang tidak baik dari temuan-temuan ini akan ditata dan dibenahi lebih lanjut,” katanya.

MBG Tetap Berjalan tapi Tidak Ada Dapur Baru

BGN menegaskan kabar penghentian program MBG adalah tidak benar. Pencairan anggaran tetap berjalan sesuai mekanisme dan layanan di seluruh Indonesia terus berlangsung. Evaluasi dan penataan ulang difokuskan pada pembenahan tata kelola dan efisiensi anggaran semata.

Temuan ini menambah daftar panjang masalah struktural MBG: setelah tiga petinggi BGN dijadikan tersangka atas yayasan mitra fiktif dan pengadaan barang mark-up, kini terkuak pula jaringan jual beli titik yang menguras anggaran Rp12 triliun setahun tanpa menghasilkan satu suap makanan bergizi pun bagi anak-anak Indonesia yang seharusnya menjadi penerima manfaatnya.

#MBGBorosAnggaran #JualBeliSPPG #PemborosanMBG #ZulhasEvaluasi #TutupSPPG #MakanBergiziGratis #BGNKorupsi #AnggaranMBG #Rp12Triliun #DapurMBG #EfisiensiBGN #ReformasiBGN #PrabowoBersih #NanikBGN #APBN268T