Citra Satelit Bobol Klaim CENTCOM: Pangkalan AS di Kuwait Terbukti Rusak Parah Dihantam Iran

Internasional202 Dilihat

Washington – Klaim resmi militer Amerika Serikat mulai retak digerogoti fakta visual. Citra satelit yang dirilis lembaga pemantau Soar Atlas dan Planet Labs memperlihatkan kerusakan nyata di Pangkalan Udara Ali Al Salem milik AS di Kuwait padahal CENTCOM sebelumnya bersikukuh bahwa seluruh rudal dan drone Iran berhasil “dikalahkan” tanpa ada yang mencapai sasaran.

Citra terbaru dari Soar Atlas menampilkan sebuah hanggar yang hancur di Pangkalan Udara Ali Al Salem. Lembaga tersebut mencatat bahwa kawasan di sekitar pangkalan tampak terbakar dengan beberapa kawah tumbukan yang terlihat jelas di sekitarnya. 

Serangan Iran yang diluncurkan dini hari Rabu itu menggunakan kombinasi rudal jelajah, rudal balistik, dan drone tak berawak. Serangan ini merupakan balasan langsung atas operasi militer AS yang menargetkan wilayah selatan Iran termasuk Pulau Qeshm dengan menggunakan titik peluncuran dari Kuwait dan Bahrain.

Dalam pernyataan resminya CENTCOM menegaskan Iran menembakkan beberapa rudal balistik ke negara-negara tetangga regional namun mengklaim semuanya gagal mencapai target yang dituju. Dua rudal yang diarahkan ke Kuwait disebut “jatuh atau hancur di perjalanan” sementara tiga rudal ke Bahrain langsung dicegat sistem pertahanan udara.

Namun klaim itu langsung dibenturkan oleh realitas di lapangan. Rekaman video dari bandara Kuwait memperlihatkan kerusakan masif dengan kebakaran hebat di Terminal 1, atap yang ambrol, dan kepulan asap tebal membubung tinggi.

Di dalam kompleks Ali Al Salem terdapat Camp Canada yang juga terkena hantaman. Tentara Kanada berlindung di dalam bunker dan selamat tanpa korban jiwa namun citra satelit menunjukkan bunker mereka mengalami kerusakan. Selain itu garnisun Italia kehilangan satu drone tempur MQ-9 Reaper yang hancur total serta dua jet tempur Eurofighter Typhoon rusak akibat serpihan ledakan. 

Investigasi Washington Post yang menganalisis citra satelit secara komprehensif mengungkap gambaran yang jauh lebih mengkhawatirkan. Serangan Iran telah merusak atau menghancurkan sedikitnya 228 bangunan dan peralatan militer AS di 15 lokasi yang tersebar di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Kerusakan terberat terkonsentrasi di Markas Besar Armada ke-5 AL AS di Bahrain serta tiga fasilitas di Kuwait yaitu Ali Al Salem, Camp Arifjan, dan Camp Buehring. Serangan Iran juga menghancurkan peralatan Patriot di Bahrain dan Kuwait serta stasiun komunikasi satelit di Al-Udeid Qatar. 

Sejak perang dimulai 28 Februari 2026 tujuh prajurit AS telah gugur akibat serangan di kawasan ini dengan enam di antaranya tewas di Kuwait dan satu di Arab Saudi.

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengonfirmasi bahwa serentetan rudal Iran menghantam bandara internasional dan sejumlah misi diplomatik negara tersebut. Satu orang tewas yang kemudian diidentifikasi sebagai warga negara India sementara 60 orang lainnya mengalami luka-luka. 

Juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Brigadir Jenderal Saud al-Otayan mengecam keras apa yang disebutnya sebagai “agresi kriminal Iran” terhadap negaranya. 

Sementara itu Iran berdalih bahwa kerusakan di bandara Kuwait justru disebabkan oleh rudal interseptor Patriot milik AS yang jatuh meleset sebuah klaim yang langsung dibantah habis-habisan oleh CENTCOM.

#SatelitBongkarKlaim
#PangkalanASKuwait
#AliAlSalemAirBase
#SeranganIranKuwait
#PerangIran2026