Bertahan Puluhan Tahun, 7 Warung Legendaris Blok M Ini Masih Ramai Dikunjungi Dari Rp 10 Ribu sampai Cita Rasa Jepang Autentik

Ekonomi, Fokus, Nasional237 Dilihat

Jakarta – Di tengah gelombang restoran kekinian yang terus bermunculan, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menyimpan harta karun kuliner yang tak lekang dimakan zaman. Sejumlah warung dan rumah makan di sini sudah berusia puluhan tahun ada yang sejak 1967, bahkan 1973 namun antrean panjang masih setia menyambut setiap hari. Inilah tujuh destinasi kuliner legendaris Blok M yang wajib masuk daftar kunjunganmu.

1. Gultik — Gulai Tikungan Ikonik Mulai Rp 10 Ribu

Tak ada yang lebih Blok M daripada gultik. Singkatan dari gulai tikungan, hidangan ini lahir dari pedagang kaki lima yang mangkal di sudut-sudut jalan kawasan Bulungan nasi putih disiram kuah gulai pekat dengan potongan daging yang menggiurkan, paling nikmat disantap ketika malam mulai dingin.

Keunikannya: porsi sengaja dibuat kecil sehingga banyak orang menghabiskan dua hingga tiga piring sekaligus. Harganya mulai Rp 10.000 per piring. Pilihan tempatnya beragam mulai dari Gultik 87, Gultik Mas Adit, hingga Gultik Pak Agus Budi, masing-masing dengan penggemar setianya.

2. RM Sepakat — Padang Sejati Sejak 1967

Rumah Makan Sepakat adalah bukti nyata bahwa cita rasa otentik tak pernah usang. Berdiri sejak 1967, warung Minang ini telah melewati berbagai pergolakan Jakarta dari era Orde Baru hingga transformasi Blok M masa kini.

Andalan RM Sepakat adalah gulai gajebo potongan daging sapi berlemak yang dimasak dalam kuah santan kental beraroma khas Minangkabau. Menu ini begitu diminati hingga sering habis hanya beberapa jam setelah kedai membuka pintu setiap paginya.

3. Kira Kira Ginza — Sepotong Jepang di Jakarta Selatan sejak 1986

Siapa sangka di balik hiruk-pikuk Blok M tersembunyi restoran bergaya izakaya Jepang yang sudah eksis sejak 1986. Kira Kira Ginza yang namanya terinspirasi dari kawasan belanja paling terkenal di Tokyo menawarkan pengalaman kuliner autentik: ramen, Japanese curry rice, udon, sushi, hingga berbagai hidangan khas Jepang lainnya. Tempat ini adalah pilihan unik bagi yang ingin merasakan suasana berbeda tanpa meninggalkan Jakarta.

4. Roti Bakar Eddy — Ikon Kuliner Malam Sejak 1971

Generasi demi generasi anak muda Jakarta tumbuh besar bersama Roti Bakar Eddy. Warung yang telah berdiri sejak 1971 ini adalah spot nongkrong malam paling legendaris di Blok M. Menu andalannya sederhana namun memanjakan: roti bakar dan pisang bakar dengan berbagai pilihan topping. Wangi mentega yang mengepul di malam hari sudah cukup untuk menarik kaki siapa pun yang melintas di dekatnya.

5. Mie Kangkung Kite — Betawi Asli Sejak 2002

Berdiri sejak 2002, Mie Kangkung Kite menjadi penjaga tradisi kuliner Betawi di tengah modernisasi Blok M. Keistimewaannya terletak pada mie yang dibuat dari telur bebek menghasilkan tekstur besar dan kenyal yang khas lalu disajikan bersama kangkung segar, tauge, dan potongan ayam. Kuah kentalnya merupakan perpaduan kaldu ayam dan ebi yang menghasilkan rasa gurih berlapis yang sulit dilupakan.

6. Ayam Bakar Ganthari — Racikan Bumbu Warisan 1990-an

Berlokasi di kawasan Bulungan yang bertetangga dengan Blok M, Ayam Bakar Ganthari telah menjadi tujuan utama para pecinta ayam bakar sejak dekade 1990-an. Rahasia popularitasnya terletak pada bumbu manis-gurih hasil racikan turun-temurun yang meresap sempurna ke dalam daging. Selain ayam bakar, menu bebek bakar, iga bakar, dan sop iga juga tersedia untuk melengkapi pilihan.

7. Ayam Bulungan — Resep Gurih yang Bertahan Sejak 1973

Warung yang disebut-sebut berdiri sejak 1973 ini adalah salah satu yang paling tua di kawasan Blok M. Ayam gorengnya yang gurih dan renyah menjadi daya tarik utama yang sudah memiliki ribuan pelanggan setia lintas generasi. Namun menu di sini jauh lebih kaya dari sekadar ayam soto Kudus, tahu telur, sambal goreng babat, hingga gudeg tersedia untuk memuaskan selera Nusantara dalam satu atap.

Keberadaan tujuh warung legendaris ini bukan kebetulan. Blok M sedang menjalani kebangkitan keduanya dari kawasan yang sempat mati suri, kini bertransformasi menjadi pusat kuliner, budaya, dan gaya hidup yang kembali berdenyut kencang. Revitalisasi Blok M Square, kehadiran transportasi terintegrasi, hingga viralnya berbagai spot di media sosial membuat kawasan ini kembali menjadi magnet bagi warga Jakarta dari berbagai penjuru.

Dan di tengah semua perubahan itu, tujuh tempat makan ini tetap berdiri teguh sebagai jangkar nostalgia sekaligus bukti bahwa kelezatan yang sesungguhnya tidak perlu berganti wajah untuk tetap dicintai.

#KulinerBlokM #GultikBlokM #RMSepakat #KiraKiraGinza #RotiBakarEddy #MieKangkungKite #AyamBakarGanthari #AyamBulungan #WisataKulinerJakarta #BlokMMenyalaLagi #KulinerLegendaris #JakartaSelatan #FoodieJakarta #StreetFoodJakarta #KulinerBetawi #KulinerMinang #NongkrongJakarta #BlokMJakarta #MakananLegendaris #ExplorKuliner2026