Kabur Nikah Siri, Gadis India Tinggalkan Kulit Ular di Ranjang, Satu Desa Percaya Dia Jadi “Nagin”

Fokus, Internasional254 Dilihat

Uttar Pradesh – Sebuah kisah yang terasa seperti potongan film Bollywood lawas benar-benar terjadi di pelosok India. Seorang gadis menghilang dari kamarnya secara misterius, meninggalkan kulit ular sepanjang 152 sentimeter di atas ranjang dan dalam sekejap, seluruh desa percaya dia telah berubah menjadi ular jelmaan manusia, makhluk mitologi yang dalam budaya India dikenal sebagai ichchadhari naagin.

Kejadian ini mengguncang Desa Singanpur, Distrik Auraiya, Uttar Pradesh. Seorang perempuan berusia 20 tahun dilaporkan lenyap dari kamarnya di tengah malam. Ketika ibunya membuka pintu kamar keesokan harinya, sang putri tidak ada. Yang tersisa hanyalah pakaian dan perhiasan yang tertata rapi di atas tempat tidur dan di sampingnya, selembar kulit ular sepanjang hampir 152 sentimeter.

Yang menambah suasana mencekam, ditemukan pula lubang sarang ular di lantai kamar tempatnya tidur, dan keluarga mengakui ular sesekali pernah terlihat di sekitar rumah tersebut.

Kabar menyebar bak api melalui ilalang. Warga desa berbisik-bisik bahwa Reena, putri Rakesh Valmiki, telah berubah menjadi nagin, perempuan ular mistis yang dipercaya dalam cerita rakyat setempat. Beberapa tetangga langsung memanggil polisi dalam kepanikan.

Ichchadhari naagin adalah figur dari mitologi rakyat India sosok ular sakti yang mampu berubah wujud menjadi manusia. Kepercayaan ini mengakar kuat, terutama setelah dipopulerkan oleh film Nagin (1976) yang ikonik, lalu kembali meledak lewat serial televisi era 1990-an yang masih ditonton hingga hari ini.

Bumbu cerita pun kian tebal. Sebelum menghilang, Reena diketahui pernah mengunjungi Kuil Sheshnag di Kumhel, Mainpuri, dan membawa pulang patung Sheshnag. Ia juga kerap bercerita kepada keluarga bahwa ia sering bermimpi melihat ular dan merasakan kehadiran ular melingkari tubuhnya di malam hari.

Pihak kepolisian langsung menepis semua rumor tersebut dan mendesak warga tidak mempercayai takhayul. Pejabat Kepolisian Lingkar Ajitmal, Manoj Gangwar, mengonfirmasi bahwa laporan orang hilang telah didaftarkan berdasarkan Bharatiya Nyaya Sanhita, dan beberapa tim dibentuk untuk melacak keberadaan Reena.

Polisi justru menduga Reena sengaja menyiapkan “drama” ini untuk mengelabui keluarga dan melarikan diri dari perjodohan yang tidak dikehendakinya.

Teka-teki ini akhirnya terkuak. Reena muncul dalam sebuah video bersama kekasihnya, yang kini menjadi suaminya. Ia mengumumkan pernikahan mereka yang dilakukan melalui jalur pengadilan. “Saya sudah menikah. Ini suami saya. Kami melakukan court marriage,” ungkapnya dalam video tersebut. Sang suami bahkan menunjukkan foto akta pernikahan mereka.

Reena kemudian mendatangi kantor polisi Fafund dan menjelaskan kronologi sesungguhnya. “Kisah soal saya menghilang sebagai Nagin dibuat-buat keluarga saya. Mereka bahkan meletakkan kulit ular di tempat tidur saya,” ungkap Reena. “Penduduk desa diberitahu bahwa saya hilang,” tambahnya.

Kasus ini membuka jendela yang lebih luas tentang realitas sosial perempuan muda di desa-desa India. Di balik drama kulit ular yang menghebohkan, ada kisah yang jauh lebih manusiawi: seorang perempuan yang tidak punya pilihan lain selain menyusun skenario mistis demi bisa menentukan nasibnya sendiri, memilih pasangan hidupnya tanpa intervensi keluarga.

Ironinya, kepercayaan pada ichchadhari naagin yang begitu kuat justru menjadi “tameng” yang efektif bagi Reena. Tidak ada yang berani mengejar ular jelmaan manusia.

#IchchadhariNaagin #IndiaMistis #UtarPradesh #Singanpur #Reena #NaginIndia #MitosFolkloreIndia #CabutDariPerjodohan #PernikahanDiamDiam #FaktaVsMitos #SuperstisiIndia #ViralIndia #HoaxIndia #BudayaIndia #Auraiya #CourtMarriage #PerempuanIndia2026