Jakarta — Media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya unggahan yang mengklaim Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melontarkan pernyataan bernada sindiran terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dalam unggahan tersebut, Luhut diklaim menyebut kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra pada awal Desember 2025 pascabencana banjir dan tanah longsor hanya bertujuan untuk konten pencitraan.
Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar.
Berdasarkan penelusuran sejumlah sumber kredibel, tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi maupun pemberitaan valid yang menyebut Luhut Binsar Pandjaitan pernah mengeluarkan komentar tersebut. Pencarian melalui mesin Google dan arsip pemberitaan nasional juga tidak mendukung klaim yang beredar di media sosial.
Fakta lain yang terungkap, foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan foto lama. Gambar tersebut identik dengan dokumentasi yang dimuat di laman cnbcindonesia.com, saat Luhut Binsar Pandjaitan masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan menjadi pembicara dalam acara Economic Outlook 2021.
Pada kesempatan tersebut, Luhut membahas target vaksinasi Covid-19 nasional serta strategi pemulihan ekonomi pascapandemi, sama sekali tidak berkaitan dengan isu bencana alam di Sumatra maupun kunjungan Dedi Mulyadi.
Dengan demikian, unggahan yang mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung Dedi Mulyadi terkait kunjungan ke wilayah terdampak bencana di Sumatra merupakan informasi palsu atau hoaks. Penyebaran konten tersebut dinilai sebagai upaya manipulasi informasi dengan memanfaatkan tokoh publik dan konteks bencana untuk menarik perhatian warganet.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada unggahan provokatif di media sosial serta selalu memverifikasi kebenaran informasi melalui media arus utama dan sumber resmi sebelum membagikannya kembali.
#LuhutBinsarPandjaitan #DediMulyadi #HoaksPolitik #CekFakta #BeritaNasional #MediaSosial #BanjirSumatra #TanahLongsor #SEOIndonesia #HardNews












