VIRAL VIDEO JASAD IBU DAN ANAK KORBAN BANJIR SUMATRA, FAKTANYA HOAKS DAN MENYESATKAN

Fokus, Regional812 Dilihat

 

Media sosial X atau Twitter kembali diguncang oleh beredarnya sebuah video memilukan yang memperlihatkan jasad seorang ibu dan anak ditemukan dalam kondisi berpelukan. Unggahan tersebut disertai klaim bahwa peristiwa tragis itu merupakan korban banjir di wilayah Sumatra. Narasi emosional dalam video itu dengan cepat menyebar dan memantik duka sekaligus kemarahan warganet.

Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks. Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan video yang beredar sama sekali tidak berkaitan dengan bencana banjir di Sumatra.

Berdasarkan penelusuran yang dilansir dari turnbackhoax.id, pengecekan dilakukan menggunakan Google Lens dengan memasukkan potongan gambar dari video viral tersebut. Hasilnya mengarah pada pemberitaan media lokal sukabumiheadline.com berjudul “Ditemukan Tewas Berpelukan, Ibu dan Anak Korban Banjir Sukabumi” yang tayang pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Fakta sebenarnya, video tersebut merupakan dokumentasi tragedi banjir di Sukabumi, Jawa Barat. Bencana itu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis, 6 Maret 2025, hingga Jumat pagi, menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam permukiman warga. Dalam peristiwa tersebut, seorang ibu dan anak ditemukan meninggal dunia dalam kondisi saling berpelukan, sebuah tragedi yang sempat menyita perhatian publik kala itu.

Tidak ada kaitan antara video tersebut dengan banjir di Sumatra, sebagaimana klaim yang beredar di media sosial. Penggunaan ulang video lama dengan konteks berbeda dinilai sebagai bentuk disinformasi yang mengeksploitasi empati publik terhadap korban bencana.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa konten visual yang menyentuh emosi kerap dimanfaatkan untuk membangun narasi palsu. Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai unggahan viral, terlebih yang berkaitan dengan bencana dan korban jiwa, tanpa verifikasi dari sumber tepercaya.

#Hoaks #CekFakta #Banjir #BanjirSukabumi #HoaksBencana #LiterasiDigital #BreakingNews

News Feed