NATARU 2026! MOBIL PRIBADI JADI RAJA JALANAN, KEMENHUB BERI PERINGATAN KERAS!

Ekonomi, Fokus, Nasional885 Dilihat

 

JAKARTA – Indonesia menghadapi potensi mobilitas massa terbesar di akhir tahun. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis hasil survei yang mencengangkan: sebanyak 119,5 juta orang atau sekitar 42,01% populasi Indonesia berpotensi melakukan perjalanan, baik di dalam maupun luar provinsi, selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

Angka ini menunjukkan peningkatan potensi pergerakan sebesar 2,71% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan data ini saat Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

“Menurut survei 42,01 persen penduduk Indonesia atau sekitar 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan, pada masa libur Nataru 2025/2026,” ujar Menhub Dudy.

Faktor Pemicu Lonjakan dan Dominasi Kendaraan Pribadi
Lonjakan minat perjalanan ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk waktu libur yang panjang (bersamaan dengan libur sekolah), kondisi infrastruktur transportasi yang semakin membaik, tingginya minat masyarakat untuk berwisata, serta aspek budaya dan ekonomi.

Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah preferensi moda transportasi. Survei Kemenhub, yang bekerja sama dengan BPS, Kementerian Komunikasi dan Digital, dan Akademisi, menunjukkan bahwa mobil pribadi akan mendominasi jalanan:

Mobil Pribadi: 42,78% atau 51,12 juta orang
Sepeda Motor: 18,41% atau 22,00 juta orang

Dua moda kendaraan pribadi ini mencakup lebih dari 60% dari total pergerakan, jauh mengungguli transportasi publik seperti bus (9,76 juta orang), pesawat (4,27 juta orang), dan kereta api (3,94 juta orang).

Menhub Dudy memberikan penekanan serius terhadap temuan ini. “Tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan kendaraan pribadi mengindikasikan perlunya manajemen lalu lintas yang lebih intensif, khususnya pada ruas tol dan akses menuju simpul transportasi,” tegasnya.

Kemenhub Bersama Stakeholder Siaga Penuh

Data ini menjadi dasar bagi Kemenhub dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polri, TNI, BMKG, dan KNKT, untuk meningkatkan kesiagaan. Angka 119,5 juta pergerakan ini menuntut koordinasi lintas sektor yang paling ketat demi memastikan keamanan, kelancaran, dan keselamatan seluruh pergerakan massa dalam waktu yang singkat.

Fokus manajemen lalu lintas di jalan tol, jalur arteri yang rawan bottleneck, serta area wisata, dipastikan akan menjadi prioritas utama untuk mencegah kemacetan total dan risiko kecelakaan fatal selama Nataru.

#Nataru2026 #PotensiPergerakan #119JutaOrang #MenhubDudy #MobilPribadi #ManajemenLaluLintas #Kemenhub #LiburanAkhirTahun #SurveiTransportasi #SiagaNataru