Angin laut membawa udara lembut ke Halaman Kantor Camat Rangsang Barat pada Senin malam itu. Lampu-lampu panggung memantulkan cahaya ke langit yang cerah, sementara ratusan warga mulai memenuhi arena. Suasana terasa hangat—bukan hanya karena keramaian, tetapi karena semangat bersama untuk merayakan lantunan ayat suci. Di malam penuh takzim inilah Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-14 Kecamatan Rangsang Barat resmi dibuka.
Dengan tema sederhana namun bermakna—“Kita Tanamkan Minat Mempelajari dan Mengamalkan Al-Qur’an”—acara tahun ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga pengingat bahwa cahaya Al-Qur’an harus tetap menjadi pedoman di tengah derasnya arus zaman.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Febriadi, hadir mewakili Bupati Kepulauan Meranti. Dalam sambutannya ia memuji kesiapan pemerintah kecamatan yang kembali menjaga tradisi STQ sebagai ruang pembinaan generasi Qurani. “STQ adalah upaya kita membangun pemahaman dan penghayatan terhadap Al-Qur’an. Dari sini lahir qori dan qoriah terbaik yang akan membawa nama kecamatan ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kontestasi, Febriadi menekankan bahwa STQ adalah ikhtiar bersama mencetak anak-anak berakhlak mulia—generasi yang mampu menjaga nilai-nilai Qurani di tengah kemajuan teknologi yang semakin cepat. Kepada dewan hakim, ia menitip pesan agar menegakkan kejujuran dan keadilan. Kepada peserta, ia memberikan dorongan: bertandinglah dengan niat ibadah.
Di sisi lain, Camat Rangsang Barat Jefri, S.IP, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyambut hangat kehadiran rombongan dari kabupaten dan menyampaikan laporan bahwa STQ tahun ini diikuti 125 peserta dari 12 desa—salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Cabang yang diperlombakan pun beragam: dari Tilawah Al-Qur’an kategori Tartil, Anak, Remaja, hingga Dewasa, sampai Hifzil Qur’an 1 juz, 5 juz, dan 10 juz. Semua berlangsung dengan satu harapan: menemukan bibit terbaik sambil memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Di tengah lantunan ayat-ayat pembuka yang menggema, malam itu Rangsang Barat seakan berubah menjadi halaman mushaf yang hidup—tempat di mana suara anak-anak dan remaja membawa harapan besar untuk masa depan.
#STQ2025 #RangsangBarat #KepulauanMeranti #TilawatilQuran #GenerasiQurani #BeritaTerkini #SyiarIslam #Riau







