FERARRI: UJI COBA LAWAN MALI JADI PEMANASAN PENTING JELANG SEA GAMES 2025

Fokus, Olahraga328 Dilihat

 

Bek muda Muhammad Ferarri menyebut dua laga uji coba Timnas Indonesia U-22 melawan Mali bakal menjadi ajang penting untuk mengukur kesiapan skuad Garuda Muda menjelang SEA Games 2025 di Thailand.

Ferarri menjadi salah satu dari 30 pemain yang dipanggil pelatih Indra Sjafri dalam pemusatan latihan tahap kedua di Stadion Madya, Jakarta. Dalam daftar itu, juga terdapat tiga pemain diaspora yang tengah menjalani masa trial, yakni Reycredo Beremanda, Muhammad Mishbah, dan Luke Xavier Keet.

Uji coba melawan Mali dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 15 dan 18 November 2025.

Fokus pada Pola Bermain Indra Sjafri

Dalam sesi latihan, Ferarri mengaku belum mengetahui secara mendalam kekuatan calon lawan. Namun ia menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan tim lebih memilih fokus pada skema permainan yang diterapkan pelatih.

“Belum sepenuhnya mengetahui kekuatan Mali, tapi kami fokus pada cara bermain dari Coach Indra Sjafri,” ujar pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC itu usai latihan di Stadion Madya, Selasa (11/11).

Ferarri menilai seluruh pemain kini dalam kondisi prima. Intensitas latihan meningkat seiring mendekatnya jadwal laga uji coba yang menjadi tolok ukur kesiapan akhir menuju Thailand.

“Persiapan bagus lawan Mali. Uji coba terakhir sebelum ke SEA Games dan sangat penting,” tambahnya.

Indra Sjafri: Butuh Lawan Berat untuk Mengukur Diri

Sementara itu, pelatih Indra Sjafri mengungkapkan alasan dipilihnya Mali sebagai lawan tanding dalam laga uji coba internasional kali ini. Menurutnya, Mali memiliki kualitas dan karakter permainan yang bisa memberikan tekanan berbeda bagi pemain muda Indonesia.

“Idealnya uji coba itu dengan tim yang berat, tim yang kualitasnya lebih bagus, ada yang sedang, dan ada yang di bawah kami,” kata Indra.

Indra mengaku sempat berupaya mencari dua lawan berbeda untuk uji coba kali ini. Namun, karena keterbatasan waktu dan jadwal, akhirnya kedua pertandingan digelar melawan tim yang sama.

“Kami berupaya mencari dua tim untuk bisa menjadi lawan tanding, tapi tidak dapat. Tidak masalah, kami coba lakukan simulasi dengan tim yang dua-duanya sama,” jelasnya.

Evaluasi dan Pengerucutan Pemain

Dalam pemusatan latihan kali ini, Indra Sjafri juga memastikan akan melakukan pengerucutan skuad dari 30 menjadi 23 pemain setelah dua laga uji coba melawan Mali selesai digelar.

Ia menyebut, uji coba internasional ini bukan hanya soal hasil, tetapi menjadi tolok ukur performa dan karakter pemain di situasi tekanan tinggi.

“Target pertama tentu memvalidasi siapa pemain-pemain yang benar-benar pas untuk kami bawa ke SEA Games 2025. Nanti kami akan pilih 23 pemain terbaik pada tanggal 26 atau 27 November,” ujarnya.

Selain aspek teknik dan taktik, Indra juga menilai pentingnya mental bertanding. Uji coba melawan Mali diharapkan menjadi simulasi nyata menghadapi laga berat di SEA Games, di mana Timnas U-22 akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Kondisi Tim: Solid dan Antusias

Latihan di Stadion Madya berlangsung dalam suasana penuh semangat. Seluruh pemain mengikuti sesi dengan intensitas tinggi. Indra Sjafri menyampaikan apresiasi kepada klub-klub yang telah melepas pemainnya untuk bergabung dalam pemusatan latihan.

“Alhamdulillah dengan dukungan penuh PSSI, pemusatan latihan tahap kedua ini diawali dengan baik dan lancar. Terima kasih kepada klub-klub yang sudah melepas pemain. Kondisi pemain semua oke, tidak ada masalah, dan siap menjalani dua laga uji coba melawan Mali,” kata Indra.

Bagi pemain muda seperti Ferarri, laga uji coba ini menjadi kesempatan emas menunjukkan performa terbaik agar bisa terpilih dalam skuad final.

“Semua pemain tentu ingin masuk 23 besar. Kami berlatih keras dan saling mendukung supaya hasilnya maksimal,” kata Ferarri menutup pernyataannya.

Dua laga kontra Mali diprediksi menjadi momentum penting bagi Garuda Muda dalam memantapkan formasi dan taktik permainan. Hasil uji coba ini juga akan menjadi dasar bagi pelatih Indra Sjafri untuk menentukan siapa saja pemain yang akan mengemban misi mempertahankan tradisi emas di ajang SEA Games 2025 Thailand.

#TimnasU22 #IndraSjafri #MuhammadFerarri #SeaGames2025 #GarudaMuda