Setelah tumbang 1–3 dari Zambia di laga perdana, Timnas Indonesia U-17 langsung tancap gas memperbaiki diri. Pelatih kepala Nova Arianto menegaskan skuadnya kini fokus penuh pada pemulihan fisik dan penataan taktik menjelang laga berat kontra Brasil, Jumat (7/11/2025) di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar.
“Pada Rabu (5/11), kami fokus recovery setelah pertandingan melawan Zambia. Selain itu, ada beberapa skema yang sudah kami siapkan menjelang laga lawan Brasil. Baru setelah itu kita masuk ke sesi taktikal pada Kamis,” ujar Nova di sela latihan tim.
JAGA ENERGI DAN RASA PERCAYA DIRI
Nova menyadari, menghadapi tim sekelas Brasil bukan perkara mudah. Namun ia menolak menyerah sebelum bertanding. Bagi mantan bek tangguh ini, mental dan rasa percaya diri menjadi kunci utama Garuda Muda untuk tampil berani.
“Brasil bisa dikatakan calon juara Piala Dunia kali ini. Tapi saya minta pemain tidak takut. Saya ingin mereka punya mental kuat. Minimal bisa mengimbangi, dan siapa tahu, kita bisa menang,” tegasnya.
SEMUA PEMAIN SIAP TEMPUR
Kondisi tim disebut stabil. Satu-satunya pemain yang sempat mendapat perawatan, Fabio Azkairawan, kini sudah berangsur pulih dan berpeluang tampil melawan Brasil.
“Kondisi pemain semua cukup baik. Fabio sempat mengalami benturan, tapi sekarang sudah membaik. Harapannya dia bisa kembali fit untuk laga berikutnya,” kata Nova.
SAATNYA BANGKIT
Dalam laga pembuka Grup H, Garuda Muda sebenarnya tampil meyakinkan. Zahaby Gholy mencetak gol cepat di babak pertama sebelum Zambia berbalik unggul di paruh kedua. Meski kalah, permainan positif Indonesia menjadi modal penting menghadapi raksasa Amerika Selatan tersebut.
Laga melawan Brasil akan menjadi tolok ukur ketangguhan dan karakter generasi muda Indonesia di panggung dunia. Nova berharap anak asuhnya tak hanya belajar, tapi juga berani tampil menekan dan menantang lawan.
“Kami tahu kualitas mereka luar biasa, tapi sepak bola selalu punya kejutan,” tutup Nova.
#TimnasU17 #GarudaMuda #NovaArianto #PialaDuniaU17 #BrasilvsIndonesia #Doha2025






