PSM DAN PSIM BUNTU DI PAREPARE, DUA KIPER JADI BINTANG

Fokus, Olahraga422 Dilihat

 

PSM Makassar gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri setelah ditahan imbang 0-0 oleh PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-7 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu (27/9) sore.

Sejak menit awal, jual beli serangan mewarnai pertandingan. Statistik justru mencatat dominasi PSIM dengan 75 persen penguasaan bola. Meski begitu, PSM yang lebih banyak melepaskan tembakan—13 kali dengan lima on target. Sementara PSIM melepas 12 tembakan dengan enam tepat sasaran.

Pertarungan akhirnya ditentukan oleh ketangguhan dua kiper. Hilman Syah di bawah mistar PSM menggagalkan enam peluang emas lawan, sementara Cahya Supriadi di kubu PSIM mencatat lima penyelamatan krusial.

Tambahan satu poin mengantar PSIM naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan 12 poin. Adapun PSM harus puas di posisi 14 dengan tujuh poin, meski catatan kandang mereka tetap terjaga: lima laga terakhir tanpa kalah, tiga kali menang dan dua imbang.

Pertandingan ini juga berjalan bersih. Tak satu pun pemain PSM diganjar kartu, melanjutkan reputasi Juku Eja sebagai tim yang menjunjung fair play.

Meski mandul di depan gawang, PSM tetap bisa berbangga: pertahanan mereka kukuh, kipernya jadi pahlawan. Bagi PSIM, satu poin di Parepare tetap berarti banyak dalam perburuan papan atas.