PRAJURIT WAJIB SIAP KORBAN JIWA, PRABOWO PERINTAHKAN KOMANDAN PIMPIN DARI GARIS DEPAN

Fokus, Nasional46 Dilihat

BANDUNG BARAT – Presiden RI Prabowo Subianto menggelorakan semangat pengabdian total kepada seluruh prajurit TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Landasan Suparlan, Pusdiklat Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). Ia menegaskan, menjadi prajurit bukan sekadar profesi, tetapi kehormatan dan panggilan jiwa untuk berkorban demi kedaulatan negara.

“Saya bangga melihat kesiapan dan kerelaan kalian untuk berkorban,” ucap Prabowo di hadapan ribuan personel TNI.

Dalam amanatnya, ia mengingatkan sejarah kelam penjajahan yang pernah menindas bangsa Indonesia. Generasi muda TNI diminta tidak melupakan pengorbanan para pendahulu. “Nenek moyang kita pernah diperbudak, diperlakukan lebih rendah dari binatang. Jangan pernah lupakan sejarahmu,” tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa kemerdekaan hanya bisa dipertahankan dengan kekuatan militer yang tangguh. Karena itu, ia meresmikan dan melantik enam Panglima Kodam, 20 Komandan Brigade, dan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada para komandan baru agar memimpin dari garis terdepan. “Pemimpin harus berada di tengah pasukan, di titik paling berbahaya. Pemimpin memberi teladan dan menjadi prajurit terbaik,” ujarnya.

Menutup amanat, Prabowo mengingatkan jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang lahir dari, mengabdi kepada, dan siap mati demi rakyat Indonesia.