PERTANIAN NASIONAL MAJU, RI KIRIM 10 RIBU TON BERAS KE PALESTINA

Fokus, Nasional968 Dilihat

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menilai keputusan Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan 10 ribu ton beras ke Palestina sebagai bukti ketahanan dan progresivitas sektor pertanian nasional. Hibah ini dinilai bukan hanya bentuk solidaritas kemanusiaan, tetapi juga refleksi atas keberhasilan pembangunan pertanian dalam negeri.

Sekretaris Bidang Buruh Tani dan Nelayan DPP IMM, Ali Musta’in, menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pertanian Indonesia terbukti tangguh dan berdaya saing tinggi. Ia menyebut surplus beras nasional telah menjadi kekuatan strategis yang kini mampu diubah menjadi instrumen diplomasi pangan di tingkat global.

“Ini bukan hanya bantuan pangan, tetapi juga simbol keberpihakan Indonesia terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah blokade dan penderitaan rakyat Palestina, beras dari petani Indonesia menjadi wujud empati dan kekuatan solidaritas,” ujarnya di Jakarta, Senin (7/7).

DPP IMM menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah strategis Kementerian Pertanian, sekaligus mengapresiasi kebijakan yang dinilai berpihak pada rakyat. Bagi IMM, kebijakan ini mencerminkan keberhasilan pemerintah dalam membangun ketahanan pangan yang mampu memenuhi kebutuhan domestik sekaligus berkontribusi dalam isu global.

“Pertanian merupakan pilar strategis bangsa dan perlu terus diperkuat sebagai sumber kedaulatan dan kepedulian global. Dari sawah Indonesia, lahir solidaritas untuk dunia. Dari petani Indonesia, lahir kekuatan untuk perdamaian,” tambahnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menjelaskan bahwa hibah kemanusiaan ini diberikan atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah siap menyalurkan beras tersebut kapan pun dibutuhkan, sesuai dengan koordinasi bersama Kedutaan Besar Palestina di Jakarta.

“Beliau (Presiden Prabowo) memberikan perintah langsung kepada kami untuk memberikan bantuan 10 ribu ton beras kepada saudara-saudara kita di Palestina. Beras sudah siap dan akan dikirim sesuai waktu yang diminta pihak Kedutaan Palestina,” ujar Amran.