Sebuah video beredar di media sosial Facebook disertai narasi yang menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akan menghapus Indonesia dan Rusia dari peta dunia jika kedua negara ikut campur dalam konflik Palestina. Klaim ini cepat menyebar dan memicu reaksi publik.
Setelah ditelusuri, informasi dalam unggahan tersebut tidak benar dan tergolong hoaks. Video yang digunakan dalam unggahan itu merupakan cuplikan pidato pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS ke-47 yang berlangsung pada 20 Januari 2025 di Washington DC.
Video asli diunggah oleh akun resmi @abcnews melalui Instagram Reels. Dalam pidatonya, Trump tidak menyebut atau mengancam akan menghapus Indonesia maupun Rusia dari peta dunia. Ia hanya menyampaikan rencana kebijakan simbolik, salah satunya keinginan mengganti nama Teluk Meksiko menjadi “Teluk Amerika”.
Klaim soal ancaman terhadap Indonesia dan Rusia merupakan hasil manipulasi informasi yang tidak memiliki dasar faktual. Tidak ada rekaman resmi, dokumen kebijakan, ataupun pernyataan terbuka dari Trump yang memuat ancaman semacam itu.
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai unggahan provokatif yang beredar di media sosial, apalagi jika tidak disertai sumber yang dapat diverifikasi. Verifikasi fakta sangat penting untuk menangkal penyebaran hoaks yang bisa menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman publik, terutama terkait isu-isu geopolitik sensitif.






