Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) merupakan salah satu agenda tahunan yang paling dinanti oleh masyarakat Kalimantan Tengah. Dengan berbagai pertunjukan budaya dan atraksi tradisional, festival ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajang pelestarian warisan leluhur yang kaya dan berwarna.
1. Ajang Pelestarian Budaya Kalimantan Tengah
Diselenggarakan pertama kali pada tahun 1993, Festival Budaya Isen Mulang telah menjadi ikon budaya Kalimantan Tengah. Tahun ini, acara berlangsung pada 17–23 Mei 2024 di Palangka Raya, dan diikuti oleh peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Festival ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga simbol pertemuan masyarakat lintas daerah untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal, sekaligus menunjukkan kreativitas para pegiat seni dalam memperingati HUT ke-67 Provinsi Kalimantan Tengah.

2. Karnaval Budaya yang Memikat Mata
Salah satu daya tarik utama FBIM adalah karnaval budaya. Iring-iringan peserta mengenakan kostum adat yang kaya warna, menampilkan tarian tradisional, drum band, dan parade budaya di jalan-jalan utama Palangka Raya. Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan kemeriahan karnaval yang melibatkan unsur pemerintah, lembaga adat, organisasi masyarakat, hingga warga umum.
3. Tradisi Malamang: Sajian Khas Penuh Makna
Tradisi malamang turut menjadi sorotan. Ini adalah tradisi memasak lemang—beras ketan bercampur santan yang dimasak dalam bambu. Di festival ini, tradisi tersebut dikemas dalam bentuk lomba malamang, di mana masyarakat berlomba menyajikan lemang terbaik. Tradisi ini tidak hanya menggoda selera, tetapi juga sarat makna kebersamaan dan gotong royong.
4. Lomba Perahu Hias di Sungai Kahayan
Tak kalah menarik, lomba perahu hias menjadi suguhan visual yang memesona. Perahu-perahu dihias cantik dan berlayar dari Dermaga Flamboyan menyusuri Sungai Kahayan hingga finish di Dermaga Rambang. Tahun ini, perlombaan diikuti oleh 22 peserta, termasuk dari lima kabupaten serta 15 instansi pemerintah dan peserta umum. Parade ini memperlihatkan perpaduan seni, tradisi, dan semangat kompetitif.
5. Rangkaian Kegiatan Seru dan Edukatif
FBIM tidak hanya menampilkan atraksi budaya, tetapi juga menghadirkan beragam lomba tradisional, seperti:
1. Besei Kambe (dayung perahu berdua)
2. Manyipe, Maneweng, Manyila Kayu, dan Manetek (kegiatan tradisional sehari-hari)
3. Tari pesisir dan pedalaman
4. Lomba lagu daerah
5. Lawang Sakepeng (pertunjukan bela diri tradisional)
6. Pemilihan Jagau dan Nyai Pariwisata
Selain itu, masyarakat juga bisa ikut serta dalam permainan tradisional seperti balogo, jukung tradisional, habayang, hingga sepak sawut—sepak bola menggunakan bola api!
Festival Budaya Isen Mulang 2024 merupakan bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada dunia, tetapi juga menjadi wujud nyata kebanggaan dan semangat masyarakat Kalimantan Tengah dalam melestarikan identitas lokal.






