Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban kecelakaan laut (laka laut) di perairan Kinabasan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Polda Kaltara mengerahkan personel Satbrimob dan Ditpolairud, serta mendirikan Posko Antemortem melalui Biddokkes guna mengidentifikasi jenazah korban.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu, 29 Januari 2025, ini telah merenggut 7 nyawa. Hingga Kamis pagi, dari 4 korban hilang, tim SAR gabungan berhasil menemukan 3 orang, sementara 1 korban masih dalam pencarian di tengah cuaca menantang.
Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas dan TNI AL untuk mengoptimalkan pencarian.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada demi menemukan korban terakhir. Tim bekerja tanpa henti, dan kami berharap seluruh korban segera ditemukan,” ujarnya.
Sementara itu, Posko Antemortem terus menerima laporan keluarga korban. Tim medis dan forensik disiagakan agar identifikasi jenazah berlangsung cepat dan akurat. Evakuasi korban dilakukan dengan pengawalan ketat Ditpolairud, sementara Satbrimob menyisir wilayah perairan sulit dijangkau.
Masyarakat setempat diimbau untuk tidak mendekati lokasi pencarian guna menghindari gangguan operasional. Memasuki H+2, tim SAR tetap optimis menemukan korban terakhir.
“Keselamatan dan penghormatan terhadap para korban adalah prioritas utama kami,” tutup Wakapolda.






